Selasa, 17 November 2015

Memperbaiki Batre Laptop

Cara Memperbaiki Baterai laptop Yang Soak



Ada banyak sekali cara yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki baterai laptop. Jangan buang baterai laptop Anda yang sudah soak. Karena banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki baterai laptop Anda yang sudah soak. Baterai laptop adalah komponen yang paling mahal dalam laptop Anda. Sekali baterai Anda soak Anda pasti akan sangat merasa galau. Karena laptop dengan baterai soak sangatlah menyebalkan. Dimana kita laptop kita harus selalu terhubung dengan charger. Kondisi ini sangat menyebalkan bukan.

Tapi jangan putus asa dulu. Ada banyak cara yang akan saya jabarkan dibawah ini tentang bagaimana cara mengatasi baterai laptop yang soak atau mati. 

Pada artikel ini, saya akan mencoba untuk membagikan semua hal yang pernah saya coba dan semua artikel yang pernah saya baca tentang bagaimana cara memperbaiki baterai laptop yang soak atau mati. Jika Anda mempunyai metode atau cara yang lain, silahkan mari kita berbagi di kotak komentar. 

1.     Metode Pembekuan Baterai Laptop
Saya pernah melihat sebuah film di mana teleponnya akan mati, kemudian dia mengeluarkan baterai handphonenya dan meletakkannya diatas salju, yang mana tampaknya cara itu membuat baterainya bertahan lebih lama. Saya masih tidak tahu apakah itu benar atau tidak, tetapi tampaknya Anda dapat membekukan baterai laptop dan mendapatkan lebih banyak daya dari cara tersebut.
Berikut langkah - langkahnya :


Langkah 1: Ambil baterai Anda dan tempatkan dalam  kantong plastik.

Langkah 2: Lalu masukkan kedalam kulkas dan biarakan disana selama sekitar 12 jam. Beberapa orang menyarankan untuk menaruhnya didalam kulkas selama lebih dari 24 jam. Tetapi aku tidak pernah melakukannya tetapi cara itu tetap berhasil

Langkah 3: Kemudian keluarkan baterai laptop Anda dari dalam kulkas dan kemudian keluarkan baterai Anda dari dalam kantungan plastik tadi. Balut baterai laptop Anda dengan handuk. Kemudian biarkan baterai laptop Anda sampai suhunya kemabali normal  (suhu kamar)

Langkah 4: Masukkan kembali baterai laptop Anda dan charger  sampai penuh.

Langkah 5: Setelah terisi penuh kemudian cabut charger Anda dan biarkan Laptop Anda sampai baterai baterainya benar – benar habis.

Sekarang ulangi langkah 4 dan 5 setidaknya sampai 4 kali. Charger baterai laptop Anda sampai penuh kemudian biarkan sampai baterainya habis. Mudah – mudahan baterai Anda kembali dalam keadaan normal. Kecuali baterai mengalami kebocoran zat asam yang ada didalam baterai Anda



Catatan bahwa Anda hanya dapat melakukan cara ini pada baterai jenis NiCD atau NiMH baterai. Jika Anda mencoba ini pada baterai lithium, cara ini hanya akan membuat kedaan baterai Anda menjadi lebih buruk. Sayangnya, tidak ada cara untuk memperbaiki baterai lithium. Anda harus mengetahui sepesifiaksi laptop Anda dengan baik untuk mengetahui jenis baterai apa yang ada di laptop Anda. Untuk baterai lithium ion, Anda mungkin tidak dapat memperbaikinya tetapi Anda mungkin dapat memperpanjang umur baterai tersebut. (Baca Metode Ke-2)

2.      Guanakan Cooling Pad Laptop
Jika Anda memiliki baterai berjenis lithium ion, Anda dapat meperpanjang umur baterai laptop Anda dengan memastikan laptop Anda tetap dingin. Jika laptop Anda benar – benar panas, hal ini dapat merusak baterai dan menyebabkan baterai laptop Anda cepat soak. Saya memiliki laptop Lenovo G470 dan saya melihat peruabahan yang signifikan setelah saya mengunakan cooling pad yang saya beli seharga 35 ribu rupiah dari toko komputer yang ada dikota saya di Pematangsiantar.



Anda mungkin berfikir bahwa hal ini tidak ada hubunganya dengan daya tahan baterai Anda. Tetapi percayalah suhu yang sangat panas akan mengakibatkan baterai Anda cepat habis dan soak

3.      Mengkalibrasi Ulang Baterai Laptop Anda

Untuk sebagian baterai baru, cara ini mungkin tidaklah diperlukan. Tetapi jika baterai Anda sekarang, hal ini sangatlah berguna. Kalibrasi ulang dilakukan karena kadang – kadang sistem operasi tidak tahu berapa kapasitas yang tersisa dalam baterai laptop Anda.  Hal ini sering terjadi karena baterai Anda selalu terpasang dan Anda sering membiarkan laptop Anda dalam kedaan hidup. Anda sering tidak mematikan laptop Anda tetapi membuatny dalam mode sleep.

Anda dapat mengetahui apakah baterai Anda perlu kalibrasi atau tidak. Tanda yang paling sering muncul adalah OS mengatakan Anda memiliki 35 menit dari baterai yang tersisa, tetapi laptop Anda  mati baik lebih cepat atau lebih lambat dari waktu yang ditunjukkan tadi. Banyak produsen telah merilis alat kalibrasi untuk model laptop tertentu. Jadi hal pertama sekali Anda perlu lakukan adalah melakukan  pencarian Google dengan model laptop Anda  + kalibrasi baterai. Berikut ini adalah contoh alat dari Acer.

Jika Anda harus melakukan kalibrasi baterai secara manual langkah – langkahnya sangatlah mudah

Langkah 1: Charger baterai laptop Anda sampai penuh

Langkah 2: Sekarang jika baterai sudah penuh. Cabut baterai Anda dan biarkan laptop Anda tetap hidup sampai baterai laptop Anda benar – benar habis.

Langkah 3: Jika baterai laptop Anda sudah benar – benar habis. Biarkan laptop Anda dalam kondisi mati selama 3 sampai 5 jam

Langkah 4: Hidupkan kembali laptop Anda dan charger laptop Anda sampai baterai laptop Anda terisi

Setelah baterai terisi penuh kemudian cabut charger laptop Anda dan mudah – mudahan baterai laptop Anda sudah menunjukkan aproksimasi sisa daya baterai yang sebenarnya



4.      Melepaskan Baterai Laptop

Jika Anda sering melepas baterai laptop Anda dan lansung mengubungkan laptop Anda ke sumber listrik. Anda mungkin harus mengujinya terlebih dahulu karena beberapa laptop tidak bekerja dengan baik jika baterainya dilepas. Namun, jika laptop berjalan dengan baik jika laptop Anda terhubung langsung ke sumber listrik, cara ini sangat berguna untuk memperpanjang umur baterai laptop Anda.

Reaksi kimia yang tejadi didalam baterai laptop Anda akan terus terjadi meskipun Anda melepaskan baterai laptop Anda. Tetapi cara ini akan memperpanjang umur baterai laptop Anda suhu baterai Anda  tetap dingin dan pastikan Anda menyimpannya ditempat yang bersuhu rendah.


Tentu saja, Anda harus memastikan bahwa Anda tidak tinggal di daerah di mana listrik sering padam. Masalah klasik yang ada di Indonesia. Karena komputer Anda akan mati dan Anda akan kehilangan data apapun yang sedang Anda kerjakan. Metode ini sangat menjengkelkan bagi kebanyakan orang dan kebanyakan orang tidak mau melakukan cara ini karena mereka mereka takut kehilangan data yang mereka kerjakan ketika listrik padam. Metode terakhir yang ada di bawah ini mungkin yang terbaik.




5.      Mencabut Charger Ketika Bateri Terisi Penuh

Cara terakhir adalah Anda dapat mencharger baterai laptop Anda sampai 100% dan kemudian cabut charger Anda. Ketika baterai laptop Anda tersisa kurang dari 5% pasang kembali chager Anda dan biarkan mengisi sampai penuh. Namun cara ini dapat memperpendek umur baterai jenis lithium ion yang baru, sehingga disarankan bagi Anda untuk melakukan pengisian ulang baterai ketika baterai tersisa 35% s/d 45% kemudian charger kembali baterai laptop Anda sampai 75% sampai 85%. Kedengarannya gila, ta Opsi terakhir yang Anda dapat mencoba adalah untuk membiarkan baterai sampai 100% dan kemudian hanya cabut komputer. Ketika mendapat dekat dengan kematian, yaitu kurang dari 5%, maju dan pasang dan biarkan mengisi. Namun, ini bisa mengurangi masa pakai baterai pada baterai lithium ion yang lebih baru, sehingga bagi baterai itu disarankan Anda hanya menjatuhkan tingkat baterai sampai 35% sampai 45% dan kemudian diisi kembali hingga 75% sampai 85%. Kedengarannya gila, tapi rupanya itu akan memberikan daya tahan baterai terbaik karena baterai tidak melakukan siklus pengisian ulang. Hanya penambahan daya. Siklus pengisian ulang terjadi ketika Anda mengecharge baterai Anda dari kedaan baterai yang benar – benar lowbet (0%).

Sekali lagi, metode ini juga memerlukan sedikit tenaga ekstra, tapi patut dicoba jika Anda benar-benar ingin meningkatkan daya tahan baterai Anda.

.

Selamat Mencoba!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar